Showing posts with label Rekayasa Perangkat Lunak. Show all posts
Showing posts with label Rekayasa Perangkat Lunak. Show all posts

Sunday, December 2, 2012

Model Data Part 2

Hello ^__^

Sebelumnya, saya sudah membahas mengenai model data pada pelajaran analisis sistem informasi. Nah, sekarang saya akan membahas lebih lanjut mengenai model data pada pelajaran rekayasa perangkat lunak.
Pada kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai salah satu model data yang saya bicarakan pada materi sebelumnya yaitu ERD (Entity Relationship Diagram).

Pada pertemuan kali ini kami diberikan kasus yang berbeda-beda dan disuruh untuk membuat ERDnya. tetapi sebelum memasuki tahap pembuatan ERD kita harus melihat gambar ini terlebih dahulu:

Penjelasan mengenai gambar diatas yaitu:
  • View : hasil / output yang dihasilkan dari logical level (ERD) yang kita buat.
  • Logical Level : berhubungan dengan pembuatan ERD yang menyangkut pemikiran logikal pada sistem yang kita buat. (gambar entitas, relasi,atribut)
  • Physical Level :berhubungan dengan bentuk fisik pada suatu sistem yang kita buat seperti harddisk

Kelompok saya mendapat kasus mengenai kehadiran karyawan. Nah, setelah selesai pembahasan mengenai kasus yang kami buat ternyata masih banyak terdapat kesalahan. Masih banyak view / output kami masukkan pada ERD karena kami kurang memperhatikan view-viewnya x_x misalnya kami memasukan atribut gaji pada entitas karyawan , padahal gaji merupakan view/output bukan bagian dari suatu ERD X_X

Dengan kesalahan-kesalahan yang kelompok kami buat saya mulai mengerti cara membuat ERD yang benar dan apa-apa saja yang harus diperhatikan pada saat pembuatan ERD. Yaah saya masih agak kurang mengerti sih apa yang harus menjadi view x_x

Nah sekian dari saya , minggu depan kami disuruh untuk membaca materi mengenai model fungsi X_X

Thank You
XD

Monday, November 26, 2012

SimSE X_X

Hello ^_^

Hari ini saya akan membahas mengenai suatu permainan yang disuruh oleh dosen saya untuk tugas berikutnya. Nama game ini adalah SimSe ( Software Engineering). Pertama kali dosen saya memberikan nama permainan ini saya mengiranya seperti The Sims (semua pasti tau kan game sims ><) ternyata berbeda :O Game ini memang terdapat orang - orang tetapi tidak seperti game Sims dan juga tidak bisa bergerak ><

Nah, game menempatkan kita sebagai manajer dimana didalam game tersebut terdapat pekerja-pekerja yang bisa kita gunakan untuk mengerjakan suatu project dengan keahlian masing-masing pekerja dengan batas waktu tertentu agar mendapatkan nilai score tertinggi. Mengerjakan project secara berurutan dan dengan cara yang tepat sesuai model masing-masing sistem juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan score terbaik. Nah, model-model yang terdapat pada game ini ada 3 yaitu : SimSE Waterfall , SimSE Rapid Prototyping dan SimSE Incremental.

Pada kali ini saya akan membahas mengenai model yang paling mudah dikuasai yaitu Rapid Prototyping ^_^
Mengapa menurut saya model ini adalah model yang paling mudah dikuasai? Karena model ini simple, langkah-langkahnya jelas dan waktu untuk memainkannya cukup cepat. Tidak seperti model-model yang lain yang harus dimainkan berulang-ulang untuk dimengerti , model ini tidak perlu dimainkan banyak kali untuk dimengerti karena model ini sangat simple :) Pekerjanya bekerja secara bersama-sama tanpa harus dipisah-pisah sesuai keahliannya seperti model-model yang lain, sehingga tidak memusingkan dan cepat.

nah, strategi saya untuk mendapatkan nilai terbaik pada model ini yaitu :
Pertama-tama memilih bahasa untuk prototyping, saya menggunakan visual basic(vibi) dan bahasa implementnya saya menggunakan java sebagai bahasanya. Pada permainan ini harus menggunakan semua pekerja dan saya juga mempekerjakan mereka satu-satu pekerjaan setelah 1 pekerjaan selesai maka saya baru mempekerjakan pekerjaan yang baru, setelah melakukan outline requirements dengan customer, kemudian saya melakukan develop prototyping, nah setelah itu para pekerja tersebut akan mengatakan bahwa ada permintaan customer yang baru maka saya menghentikan develop dan memberikan customer untuk mengevaluasi, tetapi setelah evaluasi hasil develop akan rendah maka saya kembali mendevelop dan customer kembali mengevaluasi sekira-kiranya 3x agar menghasilkan hasil develop yang cukup tinggi dan setelah itu saya melakukan requirement dilanjutkan dengan design dan code. Setelah semuanya selesai maka saya mengirimnya ke customer.

Sekian pembahasan dari saya ^__^

Thank You
XD

Monday, November 12, 2012

Prototyping

Hello ^_^

Hari ini, saya akan membahas lebih lanjut mengenai prototyping model. Kita sudah membahasnya dalam materi software process tetapi mari kita gali kembali :)

Yang membedakan Model Prototyping dengan model lainnya yaitu, Prototyping membuat model mula-mula(model asli) yang menjadi contoh untuk diperlihatkan pada customer. Sebelum membuat softwarenya, prototyping akan membuat contoh dasar atau sampel sebagai gambaran dasar.

Pendekatan yang digunakan jika

  • Customer sulit mendefinisikan / mengkomunikasikan kebutuhan akan sistem yang direncanakan secara lebih mendetail.
  • Pengembang mungkin tidak yakin terhadap efisiensi algoritma, adaptasi dari sistem operasi, atau bentuk interaksi manusia atau mesin(interface) yang harus dibuat.
Ada 2 jenis prototyping :
  • Close-ended Prototyping ( Throwaway Prototyping). Hanya menyajikan demonstrasi kasar dari pemenuhan requirements untuk kemudian dibuang. dan pengembang akan menggunakan model yang berbeda
  • Open-ended prototyping( Evolutionery Prototyping). Menjadi bagian awal dari aktivitas analysis dan akan dilanjutkab hingga desain dan pengembangan.
nah, untuk memudahkan menggunakan prototyping kita dapat memakai:
  • Visual Programming ( Visual Basic dan Java)\
  • Re-use Code
Sekian pembahasan dari saya ^______________^

Thank You
XD

Wednesday, October 24, 2012

Software Process


Blog kali ini saya akan membahas mengenai model - model software. Model - model software yang kami bahas yaitu :
  • Linear Sequential Model / Waterfall Model
  • Incremental Model
  • Prototyping Model
  • Spiral Model
  • RAD ( Rapid Application Development)
Mari kita liat dari model pertama yaitu Waterfall Mode ^^
Ini gambarnya :

Waterfall model adalah model pengembangan sistem berskala besar dimana prosesnya harus dikerjakan secara bertahap / berurutan dari awal sampai akhir agar sistem dapat berjalan. Apabila tidak dikerjakan secara bertahap , maka sistem yang dikerjakan tidak akan selesai.
Yang perlu diketahui lagi dari Waterfall Model, apabila terjadi kesalahan di salah satu prosesnya, maka akan diulang dari awal dan dikerjakan secara bertahap lagi.

Langkah - langkah Waterfall Model :
  1. System / Information Engineering and Modeling. Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen yang lain seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan Project Definition.
  2. Software Requirements Analysis. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat, maka para software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2 aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan software) harus didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan.
  3. Design. Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai. Desain harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya. Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan sebagai konfigurasi dari software.
  4. Coding. Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh programmer.
  5. Testing / Verification. Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.
  6. Maintenance. Pemeliharaan suatu software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian sistem operasi, atau perangkat lainnya.
Kelebihan dari Waterfall Model :
  • Model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan
  • Cocok untuk system software berskala besar
  • Cocok untuk system software yang bersifat generic
  • Pengerjaan project system akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol.
Kekurangan dari Waterfall Model :
  • Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas
  • Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah
  • Sulit beradaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahap pengembangan.
Referensi dari :

Friday, October 12, 2012

Troublemaker x_x

Hari ini saya bertemu lagi dengan matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak, tetapi hari ini saya tidak akan menuliskan mengenai refleksi RPL, karena kami sekelas membuat masalah x_x 

Minggu lalu, Pak Sofyan memberikan materi untuk dibaca, tetapi kami sekelas lupa untum mencari dan membacanya :O Hal ini membuat Pak Sofyan kecewa pada kami. Kami semua merasa bersalah karena melupakan apa yang harus kami cari dan baca. Padahal banyak membaca mempunyai banyak manfaat seperti :
  • Membaca dapat memperluas pengetahuan kita dari tidak tahu menjadi tahu.
  • Membaca sangat bermanfaat untuk kita di masa yang akan datang
Maka, membaca itu sangat penting karena banyak manfaat dari membaca dan tidak merugikan karena dapat menguntungkan kita di masa sekarang maupun di masa yang akan datang :D Karena kami lupa , tidak ada keuntungan yang kami dapat sama sekali x_x yang ada kami mendapatkan teguran dan tidak mendapatkan perkembangan materi :( semoga hal ini tidak terjadi lagi :( 

Yah, membaca sangat penting dalam kehidupan ini dan saya BERJANJI akan rajin - rajin membaca materi atau apapun itu yang menambah pengetahuan saya :D
Sekian dari saya :D

Thank You XD


Saturday, October 6, 2012

RPL Part 1

Hari Jumat , tanggal 5 Oktober saya mempelajari mata kuliah rekayasa perangkat lunak yang diajarkan oleh Bpk. Sofyan. Seperti biasa, setelah materi pertama selesai, saya akan membuat refleksi mengenai materi pertama :D

Materi pertama ini mengenai software, menurut saya software merupakan perangkat lunak. Hanya perangkat lunak yang terpikirkan oleh saya karena susah mendeskripsikan software itu apa. Muncul pendapat lain dari teman-teman seperti software itu program dan aplikasi. Akhirnya, Pak Sofyan memberikan arti software pada kami. Software adalah kumpulan item/ objek yang membentuk konfigurasi yang terdiri dari : Program, Data dan Dokumen.


Tidak hanya arti software yang saya pelajari, terdapat juga karakteristik software seperti, software itu dapat dipakai dalam jangka waktu yang lama tetapi software tetap mempunyai masa dimana software tersebut tidak dapat dipakai lagi. Software itu tidak diproduksi massal dan untuk membuat software harus melakukan engineering / pengukuran. 


Setelah mengetahui apa itu karakteristiknya, ternyata software itu bermacam - macam. Macam - macam software yaitu: sistem software, real time software, business software, engineering scientific software, embedded software, PC software, AI software, dan Web Application.


Sebelum memasuki pokok pembahasan selanjutnya, Pak Sofyan memberikan kami suatu permainan. Pak Sofyan, membagikan kertas yang berisi material yang akan kita gunakan sebagai bahan utama untuk membuat sesuatu. Saya menulis dikertas apa yang saya ingin buat dengan 2 material tersebut dan menulis tujuan pembuatannya. Kemudian, kami disuruh mencari pasangan untuk saling menebak material apa yang mereka miliki dan apa yang mereka buat. Tetapi, kita cuma dapat diberikan dan memberikan jawaban Ya / Tidak. Pertanyaan-pertanyaan yang kami ajukan masing-masing harus ditulis sebagai dokumentasi. setelah waktu habis, ada yang bisa menjawab semuanya dan adapun yang tidak terjawab semuanya. Di akhir permainan, Pak Sofyan memberikan penjelasan mengenai, orang yang membuat program dan orang yang menginginkan program dan bagaimana cara mendeskripsikannya. Ternyata dari permainan tadi kita melakukan hal tersebut yaitu bagaimana kita mengkomunikasikan rancangan kita (orang yang membuat program), dan bagaiman orang lain itu mengkomunikasikan keinginannya(orang yang menginikan program).

Setelah itu, Pak Sofyan menampilkan Waterfall Model.  Kurang lebih seperti ini : 

Materi selanjutnya yang ingin saya ketahui mengenai software Process dan Waterfall Model ini lebih lanjut :D